Logo Bloomberg Technoz

Proyeksi IHSG Hari Ini 14 Januari 2026: Konsolidasi 8.840–9.000

Recha Tiara Dermawan
14 January 2026 07:35

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak dalam fase konsolidasi di tengah kombinasi sentimen domestik dan global yang beragam.

Pada perdagangan Selasa (13/1/2026), IHSG ditutup menguat di level 8.948 atau naik 0,72% setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, ketidakpastian baik dari dalam negeri maupun global masih menjadi tekanan bagi pergerakan indeks. Namun demikian, penguatan harga komoditas turut menopang kenaikan saham-saham terkait sehingga menahan pelemahan lebih lanjut.


Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat terjadinya penyempitan histogram positif pada indikator MACD, sementara Stochastic RSI bergerak menurun ke arah area pivot. 

“Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa IHSG masih berpotensi bergerak sideways,” tulis tim riset Phintraco, dikutip Rabu (14/1/2026).