Tiga Alasan yang Bikin Danantara Pede Pasar RI Rerating di 2026
Artha Adventy
13 January 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Danantara menilai Indonesia memiliki peluang kuat untuk mendapatkan pemeringkatan ulang (re-rating) pasar pada 2026, seiring kombinasi kebijakan domestik yang lebih efektif, percepatan reformasi badan usaha milik negara (BUMN), serta penguatan struktur pasar modal.
Dalam laporan outlook 2026, Danantara menyebut ketiga faktor tersebut diyakini akan memperbaiki prospek ekonomi sekaligus meningkatkan daya tarik aset berdenominasi rupiah.
Pertama, efektivitas kebijakan fiskal dan moneter domestik dinilai semakin solid. Eksekusi kebijakan yang lebih terkoordinasi diproyeksikan mampu menopang pertumbuhan kredit dan konsumsi, dua motor utama ekonomi nasional. Dengan stabilitas makro yang terjaga, ruang pertumbuhan dinilai masih terbuka meski ketidakpastian global tetap tinggi.
Kedua, reformasi di level BUMN menjadi pendorong penting re-rating. Perbaikan tata kelola dan restrukturisasi di tingkat emiten dinilai mulai berdampak pada peningkatan kualitas laba. Langkah-langkah perampingan, pemulihan operasional, serta penyehatan neraca membuat kinerja BUMN lebih tahan terhadap siklus ekonomi, sekaligus meningkatkan kredibilitas di mata investor.
Ketiga, reformasi pasar modal turut memperkuat optimisme. Upaya memperluas likuiditas, memperdalam instrumen, serta menciptakan struktur pasar yang lebih ramah investor diharapkan mampu menarik kembali arus dana asing. Kombinasi ini berpotensi membentuk positive feedback loop antara pasar keuangan dan ekonomi riil.
































