Berdasarkan data RTI Business, saham DADA sempat naik 34% ke level Rp67/ saham, dengan antrean beli mencapai sekitar 6,12 juta lot.
Adapun hingga akhir Desember 2025, terdapat penambahan jumlah investor retail dari sebelumnya 73.893 menjadi 79.123 investor.
Divestasi Saat Harga Tinggi
Tak hanya kali ini, Pengendali DADA juga tercatat pernah beberapa kali menjual kepemilikannya saat saham berada di level tertinggi.
KPII tercatat melepas 2,14 miliar saham pada 10 Oktober 2025, saat DADA berada pada level tertingginya. Dengan asumsi harga penutupan Rp152 pada hari tersebut, KPII diperkirakan mengantongi dana sekitar Rp326,04 miliar.
Setelah beberapa kali divestasi, porsi kepemilikan KPII menyusut menjadi 29,6% per 23 Oktober 2025, dari sebelumnya 69,58% sejak sebelum IPO.
Manajemen DADA menyatakan penjualan saham tersebut merupakan bagian dari strategi keuangan KPII untuk memenuhi kewajiban perbankan, menyediakan working capital support, dan membantu pengembangan proyek rumah tapak.
(dhf)





























