Logo Bloomberg Technoz

Tantangan Baru

Kendati demikian, Danantara juga turut mengingatkan bahwa penguatan aktivitas ekonomi juga berpotensi memunculkan tekanan baru; seperti risiko inflasi, kenaikan imbal hasil, volatilitas nilai tukar, serta potensi peningkatan kredit bermasalah.

Hal ini juga akan berakibat pada kemampuan Indonesia dalam menaikkan batas atas pertumbuhan secara berkelanjutan. Seluruh tantangan tersebut menjadi faktor yang perlu diwaspadai seiring menguatnya laju permintaan domestik.

Apalagi, selama satu dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung bertahan di kisaran 5%, yang dinilai mencerminkan keberadaan batas atas pertumbuhan (growth ceiling).

Untuk menembus batas itu, diperlukan akselerasi reformasi struktural yang berfokus pada peningkatan produktivitas, pendalaman pasar keuangan, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.menai

“Menaikkan batas atas pertumbuhan jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar mendorong permintaan melalui kebijakan fiskal dan moneter,” papar mereka.

Untuk menaikkan batas tersebut, mereka juga menilai perlunya adanya penguatan kapasitas ekonomi di berbagai lini.

Produksi pangan dan industri domestik perlu diperkuat untuk menjaga inflasi tetap terkendali, sementara peningkatan penerimaan pajak dinilai penting untuk menjaga ruang fiskal dan stabilitas pembiayaan.

Di sisi lain, pendalaman likuiditas domestik juga menjadi krusial agar pembiayaan investasi jangka panjang tidak menimbulkan efek crowding out terhadap sektor swasta.

Danantara juga menyoroti bahwa stagnasi likuiditas domestik relatif terhadap produk domestik bruto sejak krisis keuangan Asia menjadi salah satu kendala struktural utama. Tanpa ekspansi likuiditas yang memadai, pembiayaan proyek publik berisiko menekan investasi swasta, alih-alih memperkuatnya.

“Bangkit dari tantangan dan penyesuaian tahun 2025 mungkin merupakan bagian yang lebih mudah,” tulis Danantara. “Tantangan sesungguhnya adalah mengangkat batas pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan—sebuah agenda yang lebih sulit, namun paling menentukan dalam jangka panjang."

(lav)

No more pages