Logo Bloomberg Technoz

Semakin Buat Cemas, Bubble AI Menyebar ke Seluruh Sektor

News
09 January 2026 11:19

Richard Bernstein Advisors mengatakan bahwa gelembung pasar jauh melampaui kecerdasan buatan (AI). (Bloomberg)
Richard Bernstein Advisors mengatakan bahwa gelembung pasar jauh melampaui kecerdasan buatan (AI). (Bloomberg)

James Crombie–Bloomberg News

Bloomberg, Likuiditas berlebih telah mendorong kenaikan harga aset di berbagai pasar melampaui sekadar kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), menurut Richard Bernstein Advisors.

“Saat ini kita berada dalam bubble di semua sektor,” kata Mike Contopoulos, wakil kepala investasi perusahaan. “Bukan hanya AI — ini termasuk kripto, saham meme, SPAC, kredit IG, dan kredit berimbal hasil tinggi,” ujarnya dalam podcast Bloomberg Intelligence Credit Edge terbaru.


Contopoulos, seorang pelaku pasar kawakan selama 25 tahun dan mantan kepala high-yield strategy  di Bank of America Corp. (BoA), menyalahkan kebijakan moneter dan fiskal yang longgar.

Apa yang terjadi membawa dampak pada kenaikan valuasi yang melampaui apa yang dibenarkan oleh fundamental. Demam AI menjadi kekhawatiran khusus bagi investor kredit, yang tidak akan diuntungkan jika booming berhasil dan akan menanggung kerugian jika gagal, katanya.