Sebelumnya, pembocor informasi yang dikenal sebagai Digital Chat Station sempat mengeklaim iPhone 17e mungkin memiliki Dynamic Island dan chip A19. Artinya, pernyataan yang dibuat oleh Smart Pikachu bukanlah hal yang sepenuhnya baru.
Akan tetapi, rumor lain mengeklaim iPhone 17e akan terus memakai panel OLED berbasis iPhone 14 yang sama seperti iPhone 16e, tetapi dengan bezel yang lebih tipis. Apabila terbukti demikian, smartphone tersebut masih bakal mempunyai notch.
Selain itu, terdapat kabar iPhone 17e bakal mendukung teknologi magnetik dari Apple, MagSafe, yang memungkinkan perangkat tersebut terhubung ke pengisi daya nirkabel. Untuk mengurangi biaya, ponsel pintar itu mungkin juga dilengkapi dengan modem C1 atau C1X yang lebih lama, tetapi tanpa chip nirkabel N1, menurut kode Apple yang bocor.
Smart Pikachu mengatakan produksi massal perangkat tersebut bakal dimulai seusai pameran teknologi consumer electronic show (CES), yang mengindikasikan dimulainya produksi sekitar 9 Januari 2026. Klaim ini secara umum sejalan dengan laporan bahwa iPhone 17e akan diluncurkan pada musim semi, mungkin sekitar setahun sesudah peluncuran iPhone 16e pada Februari 2025 lalu.
Terkait harga awal iPhone 17e, diperkirakan tak bakal berubah yaitu senilai US$599 atau setara dengan Rp10 juta (asumsi kurs Rp16.763/US$). Smart Pikachu sebelumnya juga mengklaim Apple sedang menguji fitur pemindai wajah (Face ID) di bawah layar untuk model iPhone 18 Pro, tetapi sejauh ini reputasi pembocor tersebut dalam menyebarkan rumor perangkat Apple masih belum terbukti.
(far/spt)































