Faktor Krisis Chip, Komputer PC Diramal Makin Mahal di Tahun 2026
Farid Nurhakim
07 January 2026 15:59

Bloomberg Technoz, Jakarta - International Data Corporation (IDC) memproyeksikan pasar komputer pribadi (personal computer/PC) global bakal merosot tajam hingga 8,9% dalam skenario terburuk tahun ini. Hal ini disebabkan oleh krisis pasokan cip memori yang melanda ekosistem semikonduktor dunia pada akhir 2025 lalu.
Firma riset pasar ini memperkirakan krisis tersebut menimbulkan efek domino bagi produsen perangkat dan pengguna akhir yang bisa berlanjut sampai tahun depan. Harga random access memory (RAM) pun telah melonjak signifikan akibat terdapat permintaan dari pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terus melebihi pasokan serta menciptakan ketidakseimbangan pasokan atau permintaan, mengutip laman resmi IDC, Rabu (7/1/2026).
Sementara itu, dalam skenario penurunan yang lebih moderat, IDC memprediksi pasar PC global akan menyusut sebesar 4,9% tahun ini. Perkiraan tersebut sudah dikoreksi dari prediksi sebelumnya pada November 2025 yaitu turun 2,4%.
IDC menyebut tingkat keparahan setiap skenario sebagian besar bakal bergantung pada berapa lama kendala pasokan saat ini berlanjut hingga 2026. “IDC memantau situasi memori saat kami mempersiapkan perkiraan perangkat bulan November, dan kami memperhitungkannya dalam pembaruan tersebut. Namun, situasinya menjadi lebih akut sejak publikasi, dan kami merasa penting untuk membahas situasi ini,” tulis mereka.
Menurut IDC, meskipun mereka mempertahankan perkiraan resminya karena situasinya masih berkembang, mereka akan menawarkan dua skenario risiko penurunan yang mungkin terjadi di dua pasar penting: smartphone dan PC. Penyebab kelangkaan ini adalah pasar memori berada pada titik perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan permintaan yang jauh melebihi pasokan.
































