Pendiri YouTube Kritisi Dampak Buruk Tonton Video Pendek
Farid Nurhakim
07 January 2026 07:38

Bloomberg Technoz, Jakarta - Salah satu pendiri YouTube, Steve Chen mengungkapkan dirinya tak menginginkan anak-anaknya hanya menonton video pendek di platform seperti TikTok, Reels, dan Shorts. Mantan chief technology officer (CTO) YouTube tersebut menilai konten dengan durasi pendek memiliki dampak buruk pada anak seperti kesulitan mengonsumsi konten berdurasi panjang hingga menimbulkan kecanduan.
Chen mengaku tak ingin kedua anaknya hanya menyaksikan konten berdurasi pendek sebagai satu-satunya hiburan. Dia khawatir mereka bakal kesusahan menonton sesuatu dengan rentang waktu yang lebih dari 15 menit, jika terbiasa melihat konten singkat.
“Saya pikir TikTok adalah hiburan, tetapi murni hiburan,” kata Chen dalam sebuah diskusi dengan Stanford Business School yang digelar pada Juli 2025 lalu, dilansir Business Insider, Selasa (6/1/2026).
“Itu hanya untuk sesaat. Konten berformat pendek berarti rentang perhatian yang lebih pendek,” sambung dia.
Selama pembicaraan tersebut, Chen bercerita bahwa dia mengenal orang tua yang memaksa anak-anak mereka untuk menonton konten berdurasi panjang dan tak memperlihatkan kepada mereka video dengan sejumlah warna cerah dan gambar yang menarik. Pasalnya, hal-hal tersebut diketahui dapat membuat anak-anak menjadi adiksi.

































