DiCarlo juga menyerukan semua pihak di Venezuela untuk terlibat dalam "dialog inklusif dan demokratis" guna menentukan masa depan negara dengan populasi sekitar 30 juta jiwa tersebut.
AS membela aksinya, dengan dalih bahwa Maduro adalah pemimpin kelompok teroris narkoba dan mereka bertindak untuk melindungi kepentingan AS.
Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz menyebut Pasal 51 Piagam PBB, yang memberikan hak kepada negara-negara untuk membela diri, saat berbicara dengan Fox pada Minggu pagi.
Namun, DiCarlo mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa Piagam PBB harus selalu dihormati.
"Hukum internasional memuat instrumen untuk menangani masalah seperti perdagangan narkotika ilegal, sengketa sumber daya, dan masalah hak asasi manusia," jelas DiCarlo.
(bbn)




























