Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, nilai ekspor non-migas Indonesia ke Amerika Serikat tercatat sebesar US$28,14 miliar. Komoditas utama yang diekspor ke Negeri Paman Sam adalah mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya. Komoditas ini memberikan kontribusi 19,66% dan tumbuh sebesar 43,83% pada periode Januari hingga November 2025. 

Ekspor pakaian dan aksesorisnya (rajutan) serta alas kaki sama-sama mencatat kontribusi sebesar US$2,54 atau masing-masing ekuivalen 9,03% dan 9,04% dari total ekspor Indonesia ke AS

Untuk India, nilai ekspor non-migas Indonesia mencapai US$16,44 miliar. Ekspor ke negara tersebut didominasi oleh komoditas bahan bakar mineral dengan kode HS27 yang memberikan porsi 29,74%. 

Berbeda dengan dua negara lainnya, ekspor komoditas utama ke India justru mengalami penurunan 24,70% secara kumulatif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Senada, penurunan nilai ekspor juga terjadi pada lemak dan minyak nabati/hewani menempati peringkat kedua ekspor RI ke negara ini dengan nilai ekspor sebesar US$3,07 miliar atau sebesar 18,69%. Besi dan baja juga menjadi penopang ekspor RI ke India dengan total ekspor sepanjang Januari hingga September 2025 sebesar US$1,50 miliar atau ekuivalen dengan 9,10% dari total ekspor RI ke India.

(lav)

No more pages