Jaringan di India Merger, Begini Kondisi KFC & Pizza Hut RI
Recha Tiara Dermawan
02 January 2026 15:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Operator waralaba KFC dan Pizza Hut di India, Sapphire Foods India dan Devyani International, resmi mengumumkan rencana penggabungan usaha atau merger dengan nilai transaksi mencapai US$934 juta atau sekitar Rp14,7 triliun.
Konsolidasi ini dilakukan di tengah tekanan berat yang dihadapi industri makanan cepat saji India, mulai dari kenaikan biaya operasional, perlambatan pertumbuhan penjualan gerai, hingga penurunan margin keuntungan, situasi yang juga tengah dihadapi oleh KFC dan Pizza Hut di Indonesia.
Dikutip dari sejumlah media asing, merger diawali dengan Devyani akan menerbitkan 177 saham baru untuk setiap 100 saham Sapphire. Entitas hasil penggabungan menargetkan sinergi tahunan sebesar 2,1–2,25 miliar rupee atau setara Rp395–424 miliar, yang diharapkan mulai terealisasi pada tahun kedua operasional penuh.
Sapphire Foods dan Devyani International, yang sama-sama merupakan mitra Yum Brands, saat ini mengelola lebih dari 3.000 gerai KFC dan Pizza Hut di India maupun luar negeri. Keduanya bersaing langsung dengan Westlife Foodworld sebagai operator McDonald’s India serta Jubilant Foodworks yang mengelola Domino’s Pizza.
Tekanan kinerja tercermin dalam laporan keuangan kedua entitas. Pada kuartal yang berakhir September 2025, total biaya konsolidasi Sapphire meningkat 10% secara tahunan menjadi 7,68 miliar rupee. Sementara itu, pengeluaran Devyani melonjak 14,4% menjadi 14,08 miliar rupee.






























