Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Memulai 2026 dengan Sepi Usai Akhir Tahun Lemah

News
02 January 2026 06:35

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan akan memulai perdagangan dengan hati-hati setelah menutup tahun 2025 dengan pelemahan. Padahal tahun tersebut secara umum menggembirakan bagi pasar saham.

Perdagangan diperkirakan akan sepi karena beberapa pasar regional tutup karena liburan, termasuk Jepang dan China. Korea Selatan memulai perdagangan lebih lambat.


Indeks S&P 500 memperpanjang tren penurunan pasca-Natal pada Rabu, dan Indeks Nasdaq 100 mengalami penurunan selama empat hari berturut-turut. Meski demikian, kedua indeks tersebut mencatat kenaikan dua digit selama tiga tahun beruntun.

Logam mulia juga menutup tahun 2025 dengan penurunan, meski mencatatkan tahun terbaiknya sejak 1970-an. Dolar AS mencatat tahun terburuk sejak 2017, di mana investor memperkirakan penurunan lebih lanjut akan terjadi jika gubernur baru Federal Reserve (The Fed) memilih memangkas suku bunga lebih dalam. Obligasi pemerintah AS mencatatkan kinerja terbaik sejak 2020.