InJourney, kata dia, berkolaborasi dengan stakeholders khususnya maskapai dan AirNav Indonesia dalam memastikan tersedianya layanan penerbangan bagi masyarakat, baik melalui penerbangan reguler maupun penerbangan tambahan.
Sebagai wujud nyata kolaborasi tersebut, InJourney Airports memastikan ketersediaan slot time atau waktu keberangkatan dan kedatangan penerbangan di bandara untuk mengakomodir extra flight yang diajukan maskapai dan telah mendapat persetujuan regulator.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir memastikan kesiapan fasilitas dan personel bandara untuk mengakomodir extra flight maskapai.
“Di tengah peningkatan lalu lintas penerbangan kami tetap mengutamakan aspek keamanan, keselamatan dan layanan bandara salah satunya dengan menyiagakan total sekitar 16.000 personel di 37 bandara,” ujarnya.
Personel antara lain terdiri dari Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF), Aviation Security, Facility Care, Customer Service, Airside Terminal Landside, Digital Service, Golf Car Assistant hingga Maintenance. Aspek keamanan bandara juga didukung penuh TNI dan Polri.
Achmad juga memastikan pada peak season Nataru ini seluruh touch point penumpang dapat terlayani dengan baik oleh personel atau staf bandara. Pada periode libur akhir tahun ini, InJourney Airports mengimbau calon penumpang pesawat untuk tiba di bandara lebih awal untuk memproses keberangkatan.
(ell)






























