Logo Bloomberg Technoz


Risal menjelaskan LRT Jabodebek naantinya akan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, antara lain bus Transjakarta, bus kota, kereta Commuter Line, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, dan angkutan perkotaan (angkot).

Khusus di Stasiun Halim, LRT Jabodebek akan terintegrasi dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KJCB) dan beberapa moda transportasi lainnya.

LRT Jabodebek terbentang sepanjang 44,43 km melintasi Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi. Proyek ini menelan dana investasi sekitar Rp29 triliun.

LRT Jabodebek terbagi ke dalam 3 line, yaitu Line 1 Cawang—Harjamukti, Cibubur sepanjang 14,89 km; Line 2 Cawang—Dukuh Atas sepanjang 11,05 km; dan Line 3 Cawang—Jatimulya, Bekasi Timur sepanjang 18,49 km.

LRT Jabodebek memiliki kapasitas maksimal 700 penumpang, dengan rata-rata perjalanan 400 wahana.

Mulai 12 Juli 2023, LRT Jabodebek akan beroperasi secara komersial atau penuh dengan 434 perjalanan setiap harinya. Moda transportasi berbasis rel itu akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan 23.30 WIB.

Khusus Line 2, headway antarkereta pada jam ramai akan selama tiga menit, dan pada jam umum selama enam menit. Sedangkan, Line 1 dan Line 3, headway pada waktu sibuk selama empat menit, dan waktu umum selama delapan menit.

(rez/wdh)

No more pages