"Kita kumpulkan terus, ada yang dicicil dan segala macam. Sampai sekarang baru terkoleksi Rp8 triliun, sebagian lagi masih dikejar. [Mudah-mudahan] ini akan terkejar pelan-pelan," tutur dia.
Adapun, Kemenkeu sebelumnya melaporkan realisasi penerimaan pajak hingga akhir September 025 baru mencapai Rp1.295 triliun, atau 62,4% dari target yang sebesar Rp2.076 triliun, dengan sisa waktu yang tidak lama lagi.
Merespons hal tersebut, kalangan ekonomi memperkirakan pemerintah akan menghadapi shortfall penerimaan pajak yang cukup besar, dengan estimasi hanya mencapai 85-90% dari target APBN.
"Saya perkirakan realisasi penerimaan pajak mencapai 85-90% dari target 2025; paling rendah dalam 6 tahun terakhir. Tax ratio juga akan berada dibawah 10%, ujar Ekonom sekaligus Guru Besar Universitas Paramadina Wijayanto Samirin saat dihubungi, belum lama ini.
"Hampir pasti akan ada shortfall yang sangat besar. Tidak terlalu banyak yang bisa dilakukan dalam waktu dekat ini."
(ain)





























