“Perjanjian baru ini mencerminkan komitmen berkelanjutan kami untuk menghadirkan hiburan yang luar biasa dan berevolusi mengikuti cara penonton memilih untuk menonton,” ujar Wakil Ketua Disney Entertainment, Alan Bergman dan Dana Walden, serta Ketua ESPN, Jimmy Pitaro.
Hilangnya saluran tersebut membuat pelanggan YouTube TV kesulitan mencari cara untuk menonton acara seperti Dancing with the Stars di ABC dan Monday Night Football di ESPN. Disney bahkan meminta YouTube untuk memulihkan program ABC pada Hari Pemilihan.
Disney menuduh anak perusahaan Alphabet Inc. "memanfaatkan dominasi pasarnya untuk menyingkirkan pesaing dan melemahkan persyaratan standar industri yang telah berhasil kami negosiasikan dengan setiap distributor lain."
YouTube TV adalah alternatif TV kabel yang menawarkan lebih dari 100 saluran dengan harga $83 per bulan. Layanan ini memiliki antara 9,5 juta hingga 10 juta pelanggan, menurut estimasi Bloomberg Intelligence pada bulan September.
Pada hari Kamis, Disney melaporkan penjualan kuartal keempat yang lebih rendah dari estimasi Wall Street dan mengungkapkan pengeluaran yang diperkirakan akan memengaruhi laba pada kuartal pertama tahun fiskal 2026.
(bbn)































