Setiap kali Anda melakukan transaksi, tunggulah hingga respon atau notifikasi resmi dari bank muncul. Notifikasi ini biasanya dikirim melalui SMS atau email terdaftar. Jika tidak menerima notifikasi, segera hubungi layanan pelanggan bank untuk memastikan keamanan akun Anda.
5. Periksa Notifikasi Transaksi Secara Rutin
Notifikasi transaksi merupakan lapisan keamanan tambahan yang membantu Anda mendeteksi aktivitas mencurigakan. Periksa setiap pesan yang masuk ke inbox email atau SMS, terutama jika Anda tidak merasa melakukan transaksi tersebut. Jika menemukan transaksi aneh, laporkan segera ke bank agar bisa dilakukan pemblokiran sementara.
6. Segera Ganti PIN Jika Dicurigai Bocor
Apabila Anda merasa PIN atau data login diketahui orang lain, jangan menunda — segera ganti PIN dan password Anda. Banyak kasus pembobolan rekening terjadi karena nasabah menunda langkah pengamanan ini.
7. Laporkan Jika SIM Card Hilang atau Ditransfer ke Orang Lain
Banyak penjahat digital menggunakan SIM swap fraud, yakni mencuri nomor ponsel korban untuk mengakses m-banking. Jika SIM Card Anda hilang, dicuri, atau diberikan kepada pihak lain, segera laporkan ke bank dan operator seluler untuk mencegah pengambilalihan akun.
8. Waspada Terhadap Aplikasi dan Link Mencurigakan
Jangan asal mengunduh aplikasi atau mengklik link yang dikirim melalui pesan pribadi atau email. Banyak dari link tersebut berisi malware atau spyware yang mampu mencuri data login dan mengakses m-banking Anda. Gunakan hanya aplikasi resmi dari Google Play Store atau App Store, dan pastikan pengembangnya kredibel.
9. Hindari Transaksi di Jaringan WiFi Publik
Jaringan WiFi gratis di tempat umum seperti kafe atau bandara rentan disusupi hacker. Hindari melakukan transaksi finansial melalui jaringan publik, karena data pribadi seperti username dan password bisa dengan mudah disadap. Gunakan jaringan pribadi (data seluler) untuk memastikan transaksi tetap aman.
10. Selalu Log Out Setelah Selesai Transaksi
Kebanyakan orang lupa melakukan log out setelah bertransaksi. Padahal, tetap login di aplikasi m-banking dapat memberi celah bagi orang lain untuk mengakses akun Anda, terutama jika ponsel dipinjam. Biasakan untuk keluar dari aplikasi setiap selesai bertransaksi, agar keamanan data lebih terjaga.
11. Hapus Data Sebelum Ganti Ponsel
Ketika Anda mengganti ponsel, pastikan semua data m-banking telah dihapus secara permanen. Jangan hanya menghapus aplikasinya saja, tetapi lakukan factory reset agar tidak ada data yang tertinggal dan bisa dimanfaatkan oleh pihak lain yang menggunakan ponsel lama Anda.
Langkah Tambahan untuk Perlindungan Ekstra
Selain 10 tips di atas, berikut beberapa langkah keamanan tambahan yang bisa diterapkan agar lebih terlindungi dari ancaman pembobolan rekening:
-
Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) untuk setiap akses ke aplikasi m-banking.
-
Gunakan password yang kuat dengan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol.
-
Perbarui aplikasi m-banking secara berkala agar mendapatkan fitur keamanan terbaru.
-
Hindari menggunakan ponsel yang sudah di-root atau di-jailbreak, karena lebih mudah disusupi virus dan malware.
(seo)





























