Logo Bloomberg Technoz

Pagi ini, indeks tersebut masih merah. Pada pukul 09:02 WIB, Dollar Index terkoreksi 0,12% ke 100,4.

Dollar Index (Sumber: Bloomberg)

Investor sedang memantau perkembangan di Negeri Adikuasa. Kebijakan tarif yang digaungkan Presiden Donald Trump dibawa ke meja hijau dan mendapat pertanyaan di Mahkamah Agung.

Ada kemungkinan Mahkamah Agung akan mencabut kebijakan tarif yang dianggap merugikan perekonomian AS. 

“Setelah sidang hari ini, keyakinan pasar bahwa aturan tersebut (tarif) akan dicabut meningkat,” tegas Dave Lutz dari JonesTrading, seperti dikutip dari Bloomberg News.

“Nada di persidangan Mahkamah Agung jelas menentang kebijakan tarif Presiden Trump,” tambah Sarah Bianchi, Strategist di Evercore ISI.

Harapan ini kemudian tertuang dengan keberanian investor untuk masuk ke aset-aset berisiko. Dini hari tadi waktu Indonesia, bursa saham New York finis di zona hijau.

Indeks S&P 500 menguat 0,37%. Sedangkan Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan Nasdaq Composite naik 0,48% dan 0,65%.

Aset-aset keuangan di negara berkembang pun mendapat angin segar, karena sepertinya akan menerima arus modal masuk (capital inflow) yang deras. Hasilnya, rupiah dan mata uang Asia bergerak menguat.

(aji)

No more pages