Logo Bloomberg Technoz

IHSG Awali November dengan Ceria, All-Time High & Runner-Up Asia

Muhammad Julian Fadli
03 November 2025 16:49

Karyawan melhat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melhat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini dengan penguatan yang amat optimistis. Lebih–lebih, penguatan IHSG menjadi salah satu yang terbaik di Asia.

Pada Senin (3/11/2025), IHSG ditutup di posisi 8.275,08. Melesat 1,36% dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa alias All-Time High.

Penutupan IHSG Sesi II pada Senin 3 November 2025 (Bloomberg)

IHSG berhasil menutup perdagangan di posisi tertingginya 8.282,16 sedang terendah ada di 8.201,36. Volume perdagangan tercatat melibatkan 23,41 miliar saham, dengan jumlah nilai perdagangan mencapai Rp15,89 triliun.


Sebanyak 353 saham mengalami kenaikan, dan ada 291 saham melemah. Sedang ada 169 saham tidak bergerak. Frekuensi yang terjadi menyentuh 2,1 juta kali diperjualbelikan.

Saham–saham konsumen non primer, saham transportasi, dan saham infrastruktur menjadi pendorong utama melesatnya IHSG dengan kenaikan 2,17%, 1,93% dan 1,75%.