Logo Bloomberg Technoz

Dirut Bursa Saham RI: Tak Ada BUMN yang IPO Dua Tahun Terakhir

Recha Tiara Dermawan
29 October 2025 20:30

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyoroti belum adanya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun anak usahanya yang melantai di pasar modal dalam dua tahun terakhir.

Iman menyebut, kondisi ini menjadi salah satu faktor yang membuat potensi peningkatan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia belum optimal.

“Dua tahun terakhir ini tidak ada BUMN maupun anak perusahaan BUMN yang listing di bursa. Jadi, kita masih melihat banyak potensi atas perusahaan-perusahaan BUMN untuk listing di Bursa Efek,” ujar Iman di Jakarta, Rabu (29/10/2025).


Ia menjelaskan, peningkatan kapitalisasi pasar harus dilakukan dari dua sisi, yaitu suplai dan demand.

“Pertama dari sisi suplai tentu saja kita berharap makin banyak perusahaan-perusahaan dengan market kapitalisasi yang besar listing di bursa. Dan kedua tentu saja dari sisi demand investor. Tadi saya sudah sampaikan bahwa target kita adalah bahwa setiap tahun peningkatannya sekitar dua juta investor baru,” jelasnya.