Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

IHSG Ditutup Menguat, Tapi Saham AMMN Hingga BRMS Menjadi Beban

Muhammad Julian Fadli
24 October 2025 13:07

Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju positif pada perdagangan Sesi I siang hari ini dengan penguatan 0,46% ke level 8.312,57 pada Jumat (24/10/2025) didorong oleh menguatnya saham Astra International (ASII), saham BBRI, sampai dengan saham BREN.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.351,05 yang merupakan level All Time High intraday perdagangan saham. Adapun level terendah pada level 8.283,68 yang sempat terjadi pada pagi hari tadi, tersulut euforia bullish tren Bursa Saham.

Penutupan IHSG Sesi I pada Jumat 24 OKTOBER 2025 (Bloomberg)

Panin Sekuritas memaparkan, IHSG lagi-lagi menyentuh level All Time High nya di level 8.351,06 dan ditutup menguat 0,46% menjadi 8.312,57. Sebelumnya IHSG dibuka menguat dengan saham-saham bluechip serta kongloerasi yang tetap menjadi mesin penggerak indeks hari ini.


Volume transaksi tercatat mencapai 15,38 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp11,51 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,45 juta kali. Sebanyak 336 saham mengalami kenaikan, dan 315 saham melemah. Sedangkan ada 157 saham tidak bergerak.

Saham–saham properti, saham perindustrian, dan saham kesehatan menjadi pendorong penguatan IHSG. Adapun masing–masing menguat 3,32%, 1,36% dan 1,21%.