Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan data Bloomberg, kenaikan IHSG juga tak lepas dari kenaikan sejumlah saham Big Caps terutama saham ASII dan saham BBRI yang mendorong penuh hijaunya IHSG keseluruhan.

Saham ASII berhasil menguat 300 poin atau mencapai 4,74% ke level Rp6.625/saham usai sebanyak 52 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham Astra International hari ini mencapai Rp340,44 miliar.

Yang juga sama potensialnya, saham BBRI mencatatkan kenaikan 60 poin dengan menguat 1,57% ke posisi Rp3.880/saham. Nilai transaksi jual–beli saham Bank BRI mencapai 178 juta saham dengan nilai Rp690,28 miliar.

Lima saham teratas yang mendukung laju IHSG.

  1. Astra International (ASII) menyumbang 12,78 poin
  2. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 9,82 poin
  3. Bank Mandiri (BMRI) menyumbang 8,28 poin
  4. Barito Renewables Energy (BREN) menyumbang 8,22 poin
  5. Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) menyumbang 7,94 poin

Namun demikian, kenaikan IHSG tersebut dibatasi oleh penurunan saham. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Saham AMMN pada Jumat 24 OKTOBER 2025 (Sumber: Bloomberg)

Lima saham yang jadi faktor penghambat kenaikan IHSG hari ini:

  1. Amman Mineral Internasional (AMMN) mengurangi 11,14 poin
  2. Telkom Indonesia (TLKM) mengurangi 3,28 poin
  3. Elang Mahkota Teknologi (EMTK) mengurangi 3,08 poin
  4. Bumi Resources Minerals (BRMS) mengurangi 2,43 poin
  5. Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 2,34 poin

(fad)

No more pages