Bata Tinggalkan Bisnis Sepatu, Industri Alas Kaki Pasang Alarm
Merinda Faradianti
10 October 2025 08:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO) menyebut, kondisi industri padat karya, khususnya alas kaki sedang dalam kondisi waspada.
Direktur Eksekutif APRISINDO, Yoseph Billie Dosiwoda mengatakan, kondisi ini disebabkan karena tarif 19% Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Tak hanya itu, Billie menyebut, bahwa industri alas kaki dalam negeri juga sedang dalam kondisi bertahan di tengah serbuan barang-barang impor.
"[Industri alas kaki] waspada ya, tarif resiprokal 19% ke US, serbuan impor dan IEU CEPA [Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement] masih 2 tahun lagi," katanya pada Bloomberg Technoz, dikutip Jumat (10/10/2025).
Kondisi ini telah menimpa perusahaan sepatu legendaris Bata usai perusahaan asal Republik Ceko tersebut resmi menutup seluruh bisnis alas kakinya di Indonesia. Hal ini didasari oleh keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada Kamis, 25 September 2025 yang lalu.




























