dr. Chintya juga mengingatkan bahwa beberapa bahan bangunan dan perabot rumah tangga seperti cat tembok, wallpaper tertentu, atau alas lantai sintetis dapat mengandung senyawa kimia yang berbahaya jika terhirup dalam jangka panjang.
“Tanpa kita sadari, benda-benda di sekitar kita bisa mengeluarkan senyawa kimia yang mengiritasi saluran napas atau bahkan memicu alergi. Anak-anak dengan sistem pernapasan yang masih berkembang tentu lebih rentan terhadap paparan ini,” tambahnya.
Oleh karena itu, ia mendorong orang tua untuk lebih waspada terhadap kualitas udara dalam ruangan dan memastikan kebersihan serta sirkulasi udara yang baik di rumah. Menurutnya, menjaga udara bersih di rumah sama pentingnya dengan menghindari polusi di luar.
(dec/spt)
No more pages





























