Babel : Harta Karun yang Kini Dijaga untuk Kedaulatan Rakyat
Redaksi
06 October 2025 15:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bangka Belitung kembali menjadi sorotan nasional setelah Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya alam untuk kedaulatan bangsa. Di balik laut birunya, wilayah ini menyimpan harta karun strategis berupa timah dan logam tanah jarang (LTJ) yang kini menjadi incaran dunia.
Bagi Presiden Prabowo, kekayaan tersebut bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan sumber kedaulatan bangsa yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.
Timah dan Tanah Jarang, Emas Baru Dunia
Lebih dari 91 persen cadangan timah Indonesia berada di Bangka Belitung. Dari total 2,16 juta ton bijih timah nasional, hampir seluruhnya tersebar di 496 lokasi tambang di wilayah ini.
Tak hanya itu, sekitar 95 persen potensi logam tanah jarang Indonesia juga tersimpan di sana.
Kedua mineral tersebut kini dianggap sebagai “emas baru” bagi dunia modern. Timah merupakan bahan utama solder untuk elektronik dan kendaraan listrik, sedangkan LTJ menjadi bahan baku magnet permanen dalam turbin angin, baterai, hingga teknologi pertahanan.
“Tanah jarang ini strategis sekali. Jangan sampai jatuh ke tangan asing atau diperdagangkan ilegal. Semua harus dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk rakyat,” ujar Prabowo.

































