Logo Bloomberg Technoz

Inflasi September 0,21%: Dipicu Cabai, Daging Ayam hingga Emas

Sultan Ibnu Affan
01 October 2025 11:46

Inflasi. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Inflasi. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan laju inflasi pada September 2025 tercatat sebesar 0,21% secara bulanan (month-to-month/mtm). Artinya, terjadi laju Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,52 pada Agustus 2025 menjadi 108,74 pada September 2025.

Angka ini berbanding terbalik dari data Agustus yang mencatatkan deflasi 0,08%. Data inflasi bulan ini juga sesuai konsensus pasar yang memperkirakan inflasi September akan berada di level 0,11% dibanding bulan sebelumnya (mtm).

Deputi Bidang Statistik BPS M. Habibullah menyebutkan inflasi tahun ke tahunan, yakni September 2025 terhadap September 2024 tercatat 2,65%. Sedangkan inflasi tahun kalender, yakni September 2025 terhadap Desember 2024 tercatat 1,82%.


“September 2025 mengalami inflasi, setelah sebelumnya deflasi pada Agustus 2025,” ujar dalam Konferensi Pers Inflasi Periode September, Rabu (1/10/2025).

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi 0,38% dan memberi andil 0,11%. Komoditas yang dominan memberi andil inflasi yakni, cabai merah dan daging ayam ras dengan andil masing-masing 0,13%.