Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Tak Atur Himbara Kelola Rp200 T: Saya Percaya Bank Pintar

Redaksi
01 October 2025 05:45

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat wawancara di Kantor Bloomberg Technoz, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat wawancara di Kantor Bloomberg Technoz, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak akan ikut andil dalam mengintervensi strategi penyaluran kredit Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang telah menerima guyuran likuiditas dari kas negara senilai total Rp200 triliun.

Pernyataan tersebut ia utarakan merespons tudingan bahwa pengalihan kas negara tersebut menjadi cara lain pemerintah untuk membiayai program prioritas pemerintah, tanpa melalui mekanisme penganggaran yang semestinya.

"Saya tidak mengubah apa-apa. Saya cuma punya uang sekian ratus triliun di BI [Bank Indonesia]. Saya pindahin, bank-nya tidak saya batasin, tidak saya atur harus ke mana [penyalurannya]," ujar Purbaya dalam Special Interview dengan Bloomberg Technoz di Jakarta, Selasa (30/9/2025).


Dia menegaskan kebijakan penambahan likuiditas tersebut merupakan mekanisme yang wajar dalam memanfaatkan uang pemerintah yang belum digunakan secara optimal, dan semula disimpan di Bank Indonesia.

Jika dana tersebut tersimpan di Bank Indonesia, lanjut dia, maka tidak akan dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha maupun perorangan untuk mengajukan kredit, yang pada akhirnya diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi.