Logo Bloomberg Technoz

Diperberat Saham Transportasi, IHSG Sesi I Melemah 0,33%

Muhammad Julian Fadli
30 September 2025 13:08

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 0,33% dan 26,92 poin ke level 8.096,31 pada penutupan Sesi I Selasa (30/9/2025). Bertolak belakang dengan pembukaan pagi tadi imbas saham–saham transportasi, saham GIAA misalnya, jadi pemberat IHSG.

Pada jeda perdagangan Sesi I IHSG balik arah dari penguatan tertingginya saat pembukaan, adapun rentang perdagangan terjadi 8.150,34 hingga terdalam menyentuh 8.088,84.

Penutupan IHSG Sesi I pada Selasa 30 September 2025 (Bloomberg)

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp17,01 triliun dari sejumlah 35,5 miliar saham yang ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi mencapai 1,58 juta kali diperjualbelikan.


Tercatat ada pelemahan 330 saham, dan sebanyak 294 saham masih mampu menguat. Sisanya 172 saham stagnan.

Saham–saham transportasi menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 1,66%, disusul oleh pelemahan pada saham keuangan, saham infrastruktur, dan saham teknologi dengan drop 0,87%, 0,48%, dan 0,44%. Sedang, saham properti mengalami penguatan 1,14%.