Logo Bloomberg Technoz

Gedung Putih sejauh ini belum membeberkan detail pertemuan tersebut. Namun, Trump berulang kali menyerukan pembebasan seluruh sandera yang ditawan Hamas dalam serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023. Dalam serangan itu, Hamas menewaskan 1.200 orang dan menyandera 250 lainnya. Dari jumlah tersebut, 48 orang masih ditahan, dengan 20 di antaranya diyakini Israel masih hidup.

Politico sebelumnya melaporkan bahwa Trump berjanji kepada para pemimpin Arab untuk tidak mengizinkan Israel mencaplok Tepi Barat. Langkah semacam itu diyakini akan memicu kemarahan negara-negara Arab sekaligus menggagalkan upaya Trump mendorong normalisasi hubungan lebih luas antara Israel dan negara-negara Timur Tengah.

Menurut data kementerian kesehatan Gaza, lebih dari 65.000 orang telah tewas akibat konflik. Bulan lalu, badan pemantau yang didukung PBB menyatakan terjadi kelaparan di beberapa wilayah Gaza akibat blokade panjang Israel terhadap bantuan dan pangan.

Laporan terpisah yang ditugaskan PBB bulan ini juga menyimpulkan bahwa Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, klaim yang dibantah keras oleh Israel.

Pertemuan Trump berlangsung setelah Prancis, Inggris, Kanada, dan sejumlah negara lain mengakui Palestina sebagai negara merdeka dalam sebuah konferensi PBB. Mereka mendesak Israel segera mengakhiri perang di Gaza. Namun, tanda-tanda konflik akan segera berakhir masih minim, dengan Israel memberi sinyal akan melancarkan serangan darat baru di Gaza yang bisa berlangsung berbulan-bulan, sementara Hamas tetap menolak menyerah.

Trump menyebut pertemuan dengan para pemimpin Arab dan Muslim pada Selasa itu sebagai “pertemuan terpenting,” seraya menambahkan: “Kita akan mengakhiri sesuatu yang seharusnya tidak pernah dimulai.”

(bbn)

No more pages