Logo Bloomberg Technoz

Menurut Teuku Riefky, jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif saat ini mencapai 26,5 juta orang dengan pertumbuhan 1–2,5 juta pekerja dalam lima tahun terakhir. Lebih dari separuhnya, sekitar 52%, adalah generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

“Kondisi ini menunjukkan potensi besar ekonomi kreatif dalam menyerap tenaga kerja, termasuk bagi kelompok kelas menengah di perkotaan. Indikator kinerja utama kementerian ini mencakup pertumbuhan PDB, nilai ekspor, investasi, dan tenaga kerja. Artinya kami bertanggung jawab mendukung program Presiden melalui Menko Perekonomian, khususnya terkait tenaga kerja. Tren pertumbuhan semester I cukup positif, dan kami optimistis target Bappenas dalam RPJMN bisa tercapai dengan dukungan lintas kementerian,” kata Teuku Riefky.

Selain di Jakarta, Kemenekraf juga akan memperluas aktivasi co-working space hingga ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Riau yang menjadi lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif.Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut baik rencana tersebut dengan menyiapkan sarana untuk mendukung gig economy di ibu kota.

“Dengan dana yang dialokasikan, kami akan memanfaatkannya untuk pengembangan placemaking di Glodok, Kota Tua, dan Pasar Baru, serta untuk revitalisasi pasar-pasar di Jakarta. Selain itu, dana juga akan digunakan untuk fasilitasi co-working space sekaligus ruang bagi pelaku gig economy. Dengan langkah ini, kami optimistis Jakarta dapat terus tumbuh dan berkembang lebih baik,” ujar Pramono.

Program stimulus ekonomi 2025 juga mencakup sejumlah program strategis lain, antara lain program magang bagi 20 ribu fresh graduate, insentif PPh 21 DTP untuk sektor pariwisata dan padat karya, bantuan pangan serta JKK–JKM bagi pekerja transportasi online dan logistik, program perumahan pekerja, padat karya tunai, deregulasi perizinan, hingga dukungan penuh terhadap ekosistem gig economy.

(dec/spt)

No more pages