Purbaya mencontohkan apa yang telah dilakukan pemerintah pada 2021 lalu. Guyuran dana likuiditas tersebut sudah pernah di lakukan, yang bersamaan dengan lemahnya keadaan ekonomi dalam negeri imbas pandemi Covid-19.
Suntikan daa tersebut tepatnya di lakukan pada Mei 2021. Hasilnya cukup signifikan, membuat peredaran uang tumbuh double digit, bersamaan dengan tumbuhnya laju kredit.
"Saya kan bukan Menteri, bukan Gubernur Bank Sentral [periode lalu], tapi kita inject uang ke sistem pada waktu bulan Mei 2021. Cukup signifikan, M0 tumbuh double digit. Dalam waktu yang hampir bersamaan, kredit juga tumbuh," jelas dia.
(wep)
No more pages






























