Menkeu Purbaya: Bank BUMN Cukup Pintar Salurkan Kredit
Sultan Ibnu Affan
17 September 2025 09:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berpesan kepada seluruh pimpinan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk hati-hati dalam menyalurkan kredit.
Penyaluran kredit tersebut merujuk pada anggaran kas negara yang telah masuk sistem perbankan melalui penambahan likuiditas dengan total nilai Rp200 triliun pada Jumat pekan lalu. Hal ini turut memicu risiko adanya kredit macet (non-performing loan/NPL).
"Perbankan harusnya cukup pintar [dalam memilih debitur]. Kalau mereka kasih pinjaman tidak hati-hati, ya NPL, ya harusnya mereka dipecat," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Rabu (17/9/2025).
Purbaya menepis anggapan jika penyaluran kredit dikhawatirkan akan lesu, dimana telah digambarkan oleh permintaan kredit yang melemah sebagai imbas dari lesunya perekonomian belakangan ini.
Dia justru meminta sejumlah pihak yang menilai ekonomi tengah lesu tersebut untuk kembali belajar mengenai ilmu ekonomi. "Siapa bilang [ekonomi lesu]?, ada ekonom yang bilang begitu kan? Dia mesti belajar ekonomi lagi," tutur dia.































