Logo Bloomberg Technoz

Tenggat Esok, Freeport Belum Minta Perpanjangan Ekspor Konsentrat

Azura Yumna Ramadani Purnama
15 September 2025 14:00

Seorang pekerja memantau operasi penambahan air ke konsentrat di kompleks pertambangan Grasberg milik Freeport di Papua./Bloomberg-Dadang Tri
Seorang pekerja memantau operasi penambahan air ke konsentrat di kompleks pertambangan Grasberg milik Freeport di Papua./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) mengungkapkan PT Freeport Indonesia (PTFI) belum mengajukan permohonan perpanjangan ekspor konsentrat tembaga, yang izinnya akan resmi berakhir pada 16 September 2025.

Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba ESDM Tri Winarno mengungkapkan perseroan masih fokus melakukan evakuasi tujuh pekerja yang terjebak di areal tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), yang aksesnya tertutup imbas longsor yang terjadi pada Senin (8/9/2025).

Dengan begitu, hingga hari ini kementeriannya belum menerima permohonan perpanjangan ekspor konsentrat tembaga yang diajukan oleh Freeport.


“Belum ada, belum ada [pengajuan perpanjangan ekspor konsentrat]. Ini proses masih fokus ke evakuasi,” kata Tri ditemui awak media di kompleks parlemen, Senin (15/9/2025).

Seorang pekerja berdiri di depan tumpukan konsentrat tembaga-emas dari tambang tembaga dan emas Grasberg milik Freeport./Bloomberg-Dadang Tri

Adapun, PTFI baru melakukan ekspor sekitar 65% dari kuota ekspor yang diberikan pemerintah sebesar 1,4 juta ton basah atau wet metric ton (wmt) konsentrat sampai dengan pertengahan Agustus 2025.