Sebelumnya, Kemkomdigi mengatakan bahwa pihaknya memerlukan anggaran sebesar Rp20,36 triliun. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemkomdigi RI, Ismail dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI pada 7 Juli 2025 lalu.
“Untuk kebutuhan 2026, kami sudah mendapatkan masukan dari seluruh unit kerja, kebutuhan Komdigi ini ada di angka [Rp]20,3 triliun. Sehingga dibutuhkan kekurangan anggaran sebesar [Rp]12,61 triliun.,” ucap dia dalam rapat, dikutip dari kanal YouTube Komisi I DPR RI Channel, Selasa (9/9/2025).
Ismail menambahkan bahwa pagu indikatif Kemkomdigi yang sudah ditetapkan untuk tahun anggaran 2026 sebesar Rp7,75 triliun. Terdiri dari sumber dana rupiah murni senilai Rp2,9 triliun dan juga beberapa tambahan anggaran dari yang ada di dalam pagu indikatif tersebut.
Lanjut Ismail, untuk kekurangan anggaran sebesar Rp12,61 triliun bakal dimasukkan dalam empat program prioritas, meliputi
-
Program pengembangan dan penguatan infrastruktur digital senilai Rp7,7 triliun
-
Program pengembangan dan penguatan ekosistem dan ruang digital Rp2,7 triliun
-
Program komunikasi publik dan media Rp313 miliar, dan
-
Program dukungan manajemen Rp1,7 triliun.
(wep)






























