“Pasar khawatir bahwa pemimpin LDP berikutnya akan lebih condong pada ekspansi fiskal,” kata Carol Kong, analis Commonwealth Bank of Australia di Sydney. “Kesimpulannya, yen akan tetap berada di bawah tekanan dalam waktu dekat.”
Indeks Nikkei 225 naik 1,2%, sementara Topix menguat 0,9%. Indeks MSCI Asia Pacific untuk saham regional tercatat naik 0,3%.
“Pelaku pasar valas harus mempertimbangkan risiko komentar dari pejabat AS jika yen melemah terlalu cepat. Meski para trader memperkirakan ada penundaan kenaikan suku bunga BOJ di tengah ketidakpastian politik, di sisi lain dolar AS juga berpotensi melemah karena The Fed diperkirakan akan membahas pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin bulan ini setelah data ketenagakerjaan AS yang lemah,” ujar Mark Cranfield, analis Markets Live dari Bloomberg.
Sentimen investor Asia semakin terangkat setelah laporan ketenagakerjaan AS pada Jumat memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga di tiga pertemuan tersisa tahun ini. Kontrak berjangka saham AS juga sedikit naik setelah S&P 500 melemah 0,3% pada penutupan Jumat.
Saham teknologi menjadi penopang utama di Asia. Alibaba Group Holdings Ltd dan Tencent Holdings Ltd tercatat sebagai kontributor terbesar pada penguatan indeks regional. Sementara itu, Pop Mart International Group anjlok setelah sejumlah investor mengambil untung, usai sahamnya melonjak lebih dari 200% tahun ini setelah masuk dalam indeks utama Hong Kong.
“Pasar saham global masih berada di dekat rekor tertinggi. Investor tampaknya memperlakukan perlambatan ekonomi sebagai ‘kabar buruk yang justru menjadi kabar baik’ karena peluang pemangkasan suku bunga,” kata Kyle Rodda, analis pasar senior di Capital.com. “Arus investasi mengalir ke saham-saham teknologi yang lebih berorientasi pertumbuhan, sementara sektor siklikal justru dijual karena prospek pelemahan ekonomi AS.”
Di Prancis, Bayrou akan menghadapi mosi tidak percaya di majelis rendah, sebuah langkah yang ia ambil untuk menekan anggota parlemen agar mendukung usulan anggarannya. Ia menyebut pemungutan suara itu sebagai “klarifikasi” yang diperlukan.
Obligasi pemerintah AS sempat menghapus sebagian kenaikan Jumat lalu di sesi Asia, dengan imbal hasil obligasi tenor dua tahun naik dua basis poin ke 3,53%. Indeks Dolar Bloomberg menguat 0,1%.
“Dolar berpotensi kembali menguji level terendah tahun ini,” tulis tim analis Commonwealth Bank of Australia termasuk Joseph Capurso dalam catatannya. “Mengacu pada fokus pasar tenaga kerja dalam pidato terakhir Gubernur The Fed Jerome Powell, para pelaku pasar bisa saja meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga 50 basis poin pekan depan.”
Di pasar komoditas, harga minyak menguat setelah OPEC+ sepakat pada Minggu untuk meningkatkan produksi dengan laju yang moderat bulan depan. Harga minyak mentah sebelumnya melemah tajam pekan lalu karena spekulasi peningkatan produksi tersebut. Sementara itu, harga emas bertahan dekat rekor tertinggi pada penutupan Jumat.
(bbn)




























