Samuel Sekuritas: Ekonomi RI Tangguh di Tengah Tekanan Global
Redaksi
03 February 2026 12:34

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonomi Indonesia memasuki Februari 2026 dengan fondasi yang dinilai tetap kuat meski menghadapi tekanan inflasi dan ketidakpastian global. Laporan terbaru Samuel Sekuritas menilai aktivitas domestik masih menunjukkan ketahanan struktural.
“Indonesia memasuki Februari 2026 dengan gambaran makro yang beragam, ditandai oleh aktivitas domestik yang tetap tangguh, tekanan inflasi yang meningkat, serta ketidakpastian geopolitik yang lebih tinggi,” tulis Samuel Sekuritas dalam laporannya 3 Februari 2026.
Sektor manufaktur menjadi penopang utama stabilitas ekonomi. Indeks PMI manufaktur Indonesia naik ke 52.6 pada Januari 2026, mencerminkan ekspansi industri yang tetap sehat tanpa tekanan harga berlebihan.
“Profil PMI ini menunjukkan pemulihan industri yang masih bersifat non inflationary, sehingga memberi ruang kenyamanan bagi Bank Indonesia,” tulis laporan tersebut.
Dari sisi eksternal, neraca perdagangan tetap menjadi bantalan penting. Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar USD 41.05 miliar sepanjang 2025, didorong pemulihan ekspor dan kenaikan impor yang mencerminkan penguatan investasi domestik.
































