Logo Bloomberg Technoz

DPR Cecar Bapanas: Stok 4,2 Juta Ton, tapi 1,7 Ton Beras Impor

Merinda Faradianti
04 September 2025 14:20

Calon pembeli memilih beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Calon pembeli memilih beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI fraksi Golongan Karya (Golkar) Firman Subagyo mengkritisi laporan Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengenai cadangan pangan yang dimiliki pemerintah.

Katanya, pemerintah memiliki cadangan pangan mencapai 4,2 juta ton, namun 1,7 juta ton bukanlah berasal dari petani lokal melainkan merupakan beras impor.

"Hendaknya cadangan pangan ini dengan akurasi data yang sebenarnya. Kami tidak menghendaki data yang ditutup-tutupi," kata Firman dalam rapat kerja bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kamis (4/9/2025).


"Contohnya di pidato kenegaraan, stok pangan ada 4 juta (ton) dan data di kami 4,2 juta terdiri dari 1,7 impor. Ini sebetulnya keliru, kondisi 4,2 itu tidak murni produk dari petani lokal," tambahnya.

Tak hanya itu, Firman juga menyoroti mengenai kualitas beras yang beredar di masyarakat. Ia menekankan, Bulog seakan menjadi tempat sampah lantaran hanya menampung padi dengan kualitas buruk dari petani.