Logo Bloomberg Technoz

Cara Pindah Kewarganegaraan dari WNI ke WNA

Referensi
04 September 2025 13:00

Infografis 5 Syarat KTP warga DKI Jakarta yang siap dinonaktifkan (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Infografis 5 Syarat KTP warga DKI Jakarta yang siap dinonaktifkan (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Demonstrasi besar-besaran yang berujung kericuhan di sejumlah kota besar Indonesia kini menimbulkan efek lanjutan yang mengejutkan. Tak hanya di Jakarta, amarah rakyat juga membara di Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga Makassar. Gelombang aksi dipicu oleh isu tunjangan mewah DPR RI yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil di tengah kondisi ekonomi sulit.

Puncak kemarahan publik terjadi ketika seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, tewas dilindas mobil rantis polisi saat unjuk rasa di sekitar gedung DPR RI, Kamis malam, 28 Agustus 2025. Insiden tragis itu membuat situasi kian panas, baik di lapangan maupun di ruang digital.

Di media sosial, tagar #MosiTidakPercaya dan #TolakRUUTNI mendominasi linimasa. Tak sedikit warganet yang bahkan menyatakan ingin mengganti kewarganegaraan mereka menjadi warga negara asing sebagai bentuk protes ekstrem terhadap pemerintah.

Gelombang Kemarahan Publik

Gejolak sosial politik yang terjadi pada 28 Agustus di Jakarta, masa demonstran berlibat bentrok dengan aparat penegak hukum. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Kemarahan rakyat bukan hanya karena kebijakan yang dinilai tidak adil, tetapi juga rasa ketidakpercayaan yang semakin dalam terhadap wakil rakyat. Mereka menilai DPR terlalu jauh dari realitas hidup rakyat kecil.

Kericuhan yang terjadi di depan DPR dan titik-titik strategis lain di ibu kota membuat aparat harus mengerahkan pasukan dalam jumlah besar. Namun, langkah itu justru memicu benturan yang memakan korban jiwa.