Salesforce mengatakan bahwa penggunaan AI secara internal telah memungkinkan mereka untuk mempekerjakan lebih sedikit orang.
Perusahaan software yang berbasis di San Francisco ini berfokus pada penjualan produk AI yang menjanjikan untuk menangani tugas-tugas seperti layanan pelanggan tanpa pengawasan manusia.
Benioff mengatakan bahwa tool tersebut telah mencapai akurasi sekitar 93%, termasuk untuk pelanggan besar seperti Walt Disney Co.
Baca Juga: Potensi AI Gantikan Kerja Manusia
“Kita semua harus memahami pemikiran bahwa AI dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak dapat dilakukan oleh manusia,” kata Benioff. “Kita bisa beralih untuk melakukan pekerjaan yang bernilai lebih tinggi.”
Pada tahun 2000-an, Salesforce merevolusi cara penjualan software dengan menawarkan alat manajemen pelanggannya melalui internet. Kini, saat industri beralih ke AI, Benioff berjuang untuk mempertahankan posisi Salesforce sebagai platform terdepan dengan menenun teknologi baru melaluinya.
(bbn)






























