Logo Bloomberg Technoz

Laba Sinopec Drop 36% Semester I, Tertekan Margin Kilang Minyak

News
22 August 2025 13:10

SPBU milik Sinopec di Hong Kong./Bloomberg-Lam Yik
SPBU milik Sinopec di Hong Kong./Bloomberg-Lam Yik

Bloomberg News

Bloomberg, Sinopec mencatat penurunan laba semester I-2025 akibat penurunan harga minyak, penurunan produksi beberapa produk, dan margin yang lebih lemah. Hal ini berdampak pada perusahaan penyulingan minyak terbesar di China tersebut.

Laba bersih turun 36% menjadi 23,75 miliar yuan (US$3,3 miliar atau sekitar Rp53,92 triliun) dalam enam bulan hingga Juni, menurut laporan keuangan Sinopec.


Perusahaan yang juga dikenal sebagai China Petroleum & Chemical Corp. ini sebelumnya telah memberi tahu investor bahwa laba akan turun.

Perusahaan juga menyatakan telah memutuskan untuk menurunkan rencana belanja modal setahun penuh sekitar 5%. Sebelumnya, perusahaan menargetkan pengeluaran sebesar 164,3 miliar yuan untuk tahun ini, dan menghabiskan 43,8 miliar yuan selama enam bulan pertama.