Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Borong 10 Saham Ini, CUAN Nomor Satu

Muhammad Julian Fadli
22 August 2025 08:23

Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 21 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,67% hingga kembali terpeleset di posisi 7.890,71.

Berseberangan jauh dengan tren merahnya IHSG, investor asing masih gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp681,26 miliar pada perdagangan saham di seluruh pasar. Sama halnya, di pasar reguler investor asing juga net buy sejumlah Rp533,38 miliar.

Adapun investor asing mencatatkan net buy terbanyak pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencapai Rp136,75 miliar. Imbas dorongan pembelian yang besar, saham CUAN menguat 1,86% hingga melesat di posisi Rp1.645/saham.

Penutupan Saham CUAN pada Kamis 21 Agustus 2025 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing selama perdagangan Kamis (21/8/2025):

  1. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp136,75 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp130,23 miliar
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp116,61 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp101,14 miliar
  5. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp93,6 miliar
  6. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp85,19 miliar
  7. PT Astra International Tbk (ASII) Rp84,1 miliar
  8. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp48,83 miliar
  9. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp48,59 miliar
  10. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp38,56 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang besar pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencapai Rp60,68 miliar. Sebab tekanan jual, saham BRPT melemah 2,98% terpeleset di posisi Rp2.280/saham.

Penutupan Saham BRPT pada Kamis 21 Agustus 2025 (Sumber: Bloomberg)