OJK: WEF Identifikasi 5 Risiko Besar RI, Termasuk Efek Negatif AI
Farid Nurhakim
20 August 2025 06:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sophia Wattimena menyebut ada lima risiko utama Indonesia, termasuk dampak negatif teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), berdasarkan Survei Opini Eksekutif (Executive Opinion Survei/EOS) 2025 yang dirilis Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF).
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Risk & Governance Summit 2025, yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Selasa (19/8/2025).
"Survei WEF tersebut mengidentifikasi lima risiko utama bagi Indonesia, yaitu dampak negatif teknologi AI, perlambatan ekonomi, kemiskinan dan ketimpangan, cuaca ekstrem, serta krisis pangan," beber Sophia dalam sambutannya pada acara tersebut.
Dia juga mengatakan saat ini dunia menghadapi tantangan yang makin kompleks. Menurut Laporan Risiko Global (Global Risk Report) 2025 yang diterbitkan WEF, risiko global seperti disinformasi, keamanan siber (cyber security), cuaca ekstrem (extreme weather), dan ketidakpastian geopolitik memberikan tekanan besar pada perekonomian dunia, termasuk sektor keuangan.
"Lebih dari itu, transformasi digital yang semakin cepat membuka peluang besar untuk inovasi, tetapi juga membawa risiko baru, termasuk dalam hal keamanan siber," ungkap Sophia.































