Logo Bloomberg Technoz

Terungkap Alasan Tak Ada Indomaret dan Alfamart di Padang

Referensi
15 August 2025 18:47

Indomaret (Dok. Wikimedia Commons / CC BY 4.0)
Indomaret (Dok. Wikimedia Commons / CC BY 4.0)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tidak seperti kebanyakan kota besar di Indonesia, Padang, Sumatera Barat, hingga kini tetap steril dari kehadiran dua ritel waralaba raksasa, Indomaret dan Alfamart. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan bisnis lokal dan melindungi pedagang tradisional.

Keputusan tersebut lahir dari kekhawatiran bahwa dominasi minimarket modern akan menggerus pasar tradisional. Pemerintah daerah menilai, daya tarik toko modern dengan kelengkapan barang dan harga seragam dapat membuat konsumen beralih dari warung kelontong dan pasar rakyat.

Alasan Larangan Waralaba Ritel

Ilustrasi Social Commerce & Ramadan, Peluang Baru UMKM Lokal (Envato)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat secara tegas tidak mengeluarkan izin bagi Indomaret dan Alfamart untuk beroperasi di Padang. Pertimbangan utamanya adalah dampak jangka panjang terhadap ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM.


Ritel waralaba memiliki modal besar dan jaringan distribusi kuat yang mampu menekan harga barang. Kondisi ini berpotensi menyingkirkan pedagang kecil yang tidak sanggup bersaing secara langsung. Pemda menilai, jika hal itu dibiarkan, perekonomian lokal akan bergantung pada entitas bisnis nasional, bukan lagi pada pelaku usaha daerah.

Langkah ini mendapat dukungan dari sebagian besar masyarakat Sumbar, bahkan diapresiasi oleh pihak luar daerah. Banyak yang menilai kebijakan tersebut membuka peluang lebih besar bagi pengusaha lokal untuk tumbuh di sektor ritel.

Alternatif Lokal: Toserba hingga Halal Mart

Gerai Alfamart./dok. Alfamart