Logo Bloomberg Technoz

Dalam audit internal dan investigasi induk usaha PT Bio Farma (Persero), ditemukan adanya pencatatan yang disengaja untuk memanipulasi akun persediaan dan utang usaha pada KFA.

Audit mengungkap bahwa nilai persediaan tidak mencerminkan kondisi riil maupun nilai wajar, sementara pencatatan utang usaha tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Koreksi yang dilakukan berdampak langsung pada laporan keuangan konsolidasian 2023, yang kemudian dirilis ulang. Meski demikian, laporan hasil koreksi tetap memperoleh opini wajar dari auditor.

Efek penyesuaian tersebut berlanjut hingga laporan keuangan 2024. Aset perusahaan tercatat turun 5,43% akibat koreksi nilai persediaan dan pencadangan piutang usaha, sedangkan liabilitas naik 5,89% karena bertambahnya beban akrual, kewajiban lain-lain, serta penyesuaian atas pajak tangguhan dan aset bermasalah.

Hingga kini, Kejagung belum memaparkan dugaan modus tindak pidana dalam kasus investasi tersebut, termasuk apakah terkait penyalahgunaan dana, mark-up, atau aliran dana ke pihak tertentu.

Pemeriksaan disebut masih berada dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), dengan detail penyelidikan yang belum dibuka ke publik.

(dhf)

No more pages