Ekonom Wanti-wanti Ekspor Anjlok usai Tarif AS Berlaku
Sultan Ibnu Affan
11 August 2025 17:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan ekonom kembali mengingatkan pemberlakuan tarif Amerika Serikat (AS) sebesar 19% yang telah mulai pada pada pekan lalu akan turut mengancam kinerja ekspor kepada produk Indonesia pada semester kedua tahun ini.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan potensi penurunan tersebut diakibatkan perubahan pola permintaan impor pasar AS terhadap sejumlah produk andalan ekspor dalam negeri seperti alas kaki, furnitur, tekstil hingga elektronik.
"Tidak bisa kita pungkiri bahwa kan ada dampaknya dari potensi penurunan permintaan produk-produk ekspor Indonesia yang ditujukan langsung ke Amerika Sikat, seperti alas kaki, furnitur, produk elektronik," ujarnya di sela Media Briefing Economic Review Semester I-2025, Senin (11/8/2025).
Josua mengatakan potensi perlambatan ekspor tersebut juga akan turut berdampak kepada kinerja pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal ketiga tahun ini.
Pasalnya, lanjut dia, kinerja ekspor juga menjadi salah satu indikator utama pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional. Pada kuartal II-2025, indikator tersebut juga menopang pertumbuhan ekonomi dengan porsi sebesar 22,28% dari PDB.






























