Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Borong Saham AMMN, BBRI hingga BREN

Muhammad Julian Fadli
08 August 2025 07:54

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 7 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,18% hingga terpeleset di posisi 7.490,18.

Berseberangan jauh dengan tertekannya IHSG, investor asing masih terus melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp666,09 miliar pada perdagangan saham di seluruh pasar. Sama halnya, di pasar reguler investor asing juga net buy sejumlah Rp126,51 miliar.

Adapun investor asing mencatatkan net buy terbanyak pada saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencapai Rp218,14 miliar. Seiringan dengan tren pembelian, saham AMMN menguat 16,17% hingga melesat di posisi Rp8.800/saham.

Penutupan Saham AMMN pada Kamis 7 Agustus 2025 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing selama perdagangan Kamis (7/8/2025):

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp218,14 miliar
  2. PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp100,83 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp73,93 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp60,13 miliar
  5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp42,22 miliar
  6. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp35,01 miliar
  7. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp33,63 miliar
  8. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp31,63 miliar
  9. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Rp28,03 miliar
  10. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp25,41 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang besar pada saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencapai Rp175,58 miliar. Bersamaan dengan tekanan jual, saham WIFI melemah 4,03% di posisi Rp2.620/saham.

Penutupan Saham WIFI pada Kamis 7 Agustus 2025 (Sumber: Bloomberg)