Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Melemah 0,18% di Akhir Sesi 2 Perdagangan

Muhammad Julian Fadli
07 August 2025 17:25

Karyawan melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini, Kamis (7/8/2025), di zona merah. IHSG melemah 13,56 poin atau tertekan 0,18% di posisi 7.490,18.

Pada pembukaan pagi tadi, IHSG sempat menguat hingga sentuh 7.580,55, seiring bergulirnya perdagangan posisinya berbalik arah mencapai posisi terendah 7.490,18 imbas melemahnya saham-saham big caps yang jadi pemberat.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 7 Agustus 2025 (Bloomberg)

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp16,77 triliun dari sejumlah 35,69 miliar saham yang berhasil diperjualbelikan.


Tercatat ada sebanyak 343 saham melemah, dan 261 saham menguat. Sedangkan terdapat sejumlah 199 saham yang stagnan. Dengan frekuensi perdagangan yang terjadi menyentuh 2,03  juta kali diperjualbelikan.

Penyebab IHSG Melemah

Saham–saham teknologi, saham infrastruktur, dan saham transportasi menjadi pemberat IHSG dengan masing–masing melemah mencapai 4,46%, 1,64%, dan 0,47%.