Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Akumulasi Saham ANTM sampai CDIA

Muhammad Julian Fadli
07 August 2025 08:50

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 6 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,15% hingga terpeleset di posisi 7.503,75. Di balik itu, investor asing diam-diam akumulasi saham ANTM juga saham CDIA.

Berseberangan jauh dengan tergelincirnya IHSG, investor asing masih terus melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp505,92 miliar pada perdagangan saham di pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing juga net buy sejumlah Rp432,89 miliar.

Adapun investor asing mencatatkan net buy terbanyak pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp233,59 miliar. Seiringan dengan tren pembelian, saham ANTM menguat 4,76% hingga melesat di posisi Rp3.080/saham.

Penutupan Saham ANTM pada Rabu 6 Agustus 2025 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing selama perdagangan Rabu (6/8/2025):

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp233,59 miliar
  2. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp173,58 miliar
  3. PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp104,6 miliar
  4. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp49,51 miliar
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp45,59 miliar
  6. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp42,87 miliar
  7. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp34,91 miliar
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp33,71 miliar
  9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp33,54 miliar
  10. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp29,31 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang besar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp102,14 miliar. Bersamaan dengan tekanan jual, saham BBCA melemah 1,48% di posisi Rp8.300/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Rabu 6 Agustus 2025 (Sumber: Bloomberg)