Di sisi kinerja, SMMA membukukan lonjakan laba bersih signifikan sepanjang semester I 2025. Perusahaan mencatat laba sebesar Rp1,32 triliun, melonjak 311,18% dibandingkan dengan Rp322,17 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan usaha tercatat naik tipis 2,38% secara tahunan menjadi Rp12,66 triliun, dari sebelumnya Rp12,37 triliun. Namun, kinerja positif perusahaan belum tercermin di pasar saham. Pada perdagangan Selasa (5/8), saham SMMA ditutup melemah 0,85% ke level Rp14.600 per lembar.
Dalam sepekan terakhir, harga saham SMMA tercatat sudah turun 27,09%, dan jika ditarik dalam sebulan, koreksinya mencapai 10,02%.
(ain)
No more pages




























