Dadan menjelaskan bahwa gejala keracunan yang dialami para siswa tersebut dirasakan selang sehari mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG).
“Makannya Senin, Selasa pagi diketahui ada yang sakit dan makanan (MBG) Selasa belum dimakan,”ujarnya.
Sebelumnya, 140 siswa SMP Negeri 8 kupang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG. Polisi setempat tengah menyelidiki kasus ini.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (22/7), ketika kegiatan pagi belajar mengajar dimulai. Beberapa siswa mulai izin ke toilet karena diare dan sakit perut. Jumlah siswa yang mengeluh terus bertambah hingga memenuhi ruang UKS.
(dec/spt)
No more pages




























